Ciri kedewasaan adalah berani mengambil keputusan dan bertindak dengan benar, GBU.

Kamis, Juni 30, 2011

Nasihat Amsal untuk anak muda


1. Andalkan Tuhan

Amsal 3:5-6 berkata, "Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." Sertakan Tuhan di dalam segenap pekerjaanmu karena banyak yang harus kita kerjakan tetapi tidak diajarkan di bangku sekolah dan banyak yang terjadi yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

2. Carilah Pengetahuan
Amsal 19:2 berkata, "Tanpa pengetahuan, kerajinanpun tidak baik ; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah". Ilmu pengetahuan, cara bekerja yang benar & efisien perlu kita cari. Jangan sungkan belajar dan meminta petunjuk jika tidak mengerti.
Amsal 19:20 berkata, "Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan."

3. Rajin dan Cekatan

Hanya orang rajin dan cekatan yang akan diingat oleh pimpinannya, terutama waktu menetapkan promosi jabatan & kenaikan gaji.
Amsal 10:4 berkata, "Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya".
Amsal 14:23 berkata, "Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja."

4. Berlakulah Jujur dan Benar
Amsal 16:8 berkata, "Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, daripada penghasilan banyak tanpa keadilan".
Amsal 10:9 berkata, "Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui ".
Amsal 10:16, "Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa."

5. Jaga Mulut
Mengerjakan tugas-tugas adalah suatu pekerjaan yang berat, jangan Ditambahi lagi dengan masalah lain karena mulut kita yang bocor.
Amsal 21:23 berkata, "Siapa yang memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri daripada kesukaran".
Amsal 10:19 berkata, "Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi."

6. Sabar dan Tenang
Amsal 16:32 berkata, "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang merebut kota".
Amsal 14:30 menambahkan, "Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang."

7. Jangan Ingin Cepat Kaya

Menjadi kaya adalah impian kebanyakan orang dan sah-sah saja. Yang harus diperhatikan adalah :
(1) Menjadi kaya, bukanlah tujuan utama di dalam hidup ini;
(2) Ingin cepat kaya seringkali menjebak orang-orang ke dalam perbuatan yang berdosa;
(3) Menikmati hidup lebih penting dari menjadi kaya tetapi mempunyai banyak masalah.
Amsal 10:22, "Berkat Tuhan-lah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya"
Amsal 13:11, "Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.

Jumat, Juli 16, 2010

"JANGAN MENILAI SESEORANG DARI TAMPILAN LUARNYA."

Bukankah itu adalah habit manusia?

ink to video in youtube
http://www.youtube. com/watch? v=RxPZh4AnWyk


Kita kehilangan kesempatan diberkati, saat terkecoh dengan penampilan luar yang biasa-biasa dari seseorang. Saat pengkhotbah yang akan menyampaikan Firman Tuhan bukanlah seseorang yang terkenal, kita nggak membuka hati sepenuhnya, padahal dia punya pengalaman hidup yang luar biasa dengan Tuhan.

Demikian juga bila terpengaruh dengan penampilan luar membuat kehilangan kesempatan mengambil keputusan yang baik. Dan hampir saja ini terjadi di Britain's Got Talent episode 11 April 2009 (acara sejenis dengan America 's Got Talent) yang ditayangkan di Inggris. Yang membedakan acara ini dengan American Idol, peserta menampilkan aneka talent, tidak hanya menyanyi, bisa juga dancing, comedy, sulap, dll, dan tidak ada batasan umur. Yang penting special talent.

SHE's an EXTRAORDINARY SINGER!!!

Maksudnya extraordinary disini bukanlah pujian, tapi cemoohan. Karena gambaran seorang penyanyi sangatlah jauh dari penampilan luar SUSAN BOYLE. Teman-teman bisa lihat sendiri, umur yang sudah tua (untuk memulai karir di musik, 47 tahun). Gendut pula, ... lihat saja dagunya yang berlipat.. Diperburuk dengan rambut keriting yang jauh dari gambaran sentuhan hair stylist plus bonus alis yang sangat tebal bagaikan alis Leonid Brezhnev, mantan Presiden Uni Sovyet. Dan lengkap sudah gambaran 'ugly' dengan penampilan baju yang sangat out of fashion. Dan Susan Boyle dengan berani mendaftarkan dirinya sebagai peserta Britain 's Got Talent. Mungkin mayoritas orang akan berteriak "gila.... PD banget... udah ngaca belum?.... Tahu diri dikit 'napa sih??? Bikin capek juri aja"


Dengan kepala tegak Susan melangkah ke stage, dan siap untuk ditanya-tanya juri. OMG !!... menjawab pertanyaan juri aja nggak lancar. Simon Cowell (juri yang paling killer) bertanya "Berapa umurmu?" Jawaban "47 tahun" membuat seluruh penonton yang hadir bergumam "ooooohh.... ".

Dan tayangan televisi menunjukkan betapa hampir semua orang di ruangan itu sinis dan mencibir kepadanya. Termasuk ke 3 juri, yang sepertinya berniat mendengarkan Susan bernyanyi dengan setengah hati. Everybody judge Susan by her performance.

SHE HAS A DREAM !!!

Susan menyanyikan "I DREAMED A DREAM" dari Les Miserables.
Begitu intro musik yang bak orkestra mengalun.... Susan mulai membuka mulutnya..
"I dreamed a dream in time gone by
When hope was high and life worth living
I dreamed that love would never die
I dreamed that God would be forgiving
.....
I had a dream my life would be
So different from the hell I'm living
So different now from what it seemed
Now life has killed the dream I dreamed"

Tiba-tiba seisi ruangan terdiam. Terkesima. Terpukau. Tanpa kecuali. Penonton dan ke 3 juri hanya bisa mengangakan mulutnya. Ternyata dibalik penampilan luar Susan yang 'buruk' tersimpan vocal yang luar biasa bening dan indah. Senyuman yang mencibir berganti menjadi mulut yang terbuka karena terperanjat. Speechless. Oh my God.... oh my God... it's so beautiful.

Susan menuai standing ovation tidak hanya dari penonton yang tadinya sinis kepadanya, tapi juga dari ke 3 juri yang sulit untuk ditaklukkan dengan a so-so talent. Ketika dievaluasi oleh juri, Piers Morgan berkata bahwa penampilan Susan Boyle adalah kejutan terbesar yang pernah dialaminya dalam talent show ini.


Amanda Holden, .... sepanjang lagu dinyanyikan hanya bisa mengangkat tangan dan melongo, dengan jujur berterus terang bahwa dia juga termausk orang yang sinis terhadap kemampuan Susan. Dan kini Amanda berkata "it's a complete privilege" dapat menyaksikan Susan bernyanyi di acara talent show ini.


Simon Cowell yang sangat jarang memuji (teman-teman pasti sudah familiar dengan komentar-komentar pedasnya di American Idol) mengakui bahwa ucapannya di awal sebelum Susan menyanyi adalah benar. Susan memang extraordinary. Susan sungguh luarbiasa. Tapi bukan luarbiasa buruknya, melainkan luar biasa baiknya. Hmmm... pinter ngeles juga yah si Simon..

And Susan got 3 biggest YES !!! from all the judges. Dan dapat melanjutkan perjuangannya ke babak berikutnya.
SHE GOT BIG HIT ON YOUTUBE !!!


Ketika menyaksikan klip Susan di YouTube, sepanjang lagu bulu kuduk saya berdiri, dan di ujung lagunya, saya lupa kalau saya sedang berada di depan laptop, ... saya bertepuk tangan untuk Susan, dan saya juga mau standing ovation untuknya. Sungguh loh... menyaksikan Susan bernyanyi dari awal sampai akhir membuat hati saya berdebar dan berkobar. God... she's really amazing.

Pasti ada sesuatu yang istimewa tentang Susan, menghasilkan penampilan yang sangat spektakuler dan membuat orang lupa akan penampilan luarnya yang sangatlah tidak istimewa. Bahkan seorang Demi Moore pun menangis melihatnya di YouTube. Seminggu sebelum penampilannya, Susan hanya seorang yang tidak terkenal dan tidak punya pekerjaan, tinggal sendirian di pedesaan kecil di Scotland, ditemani kucingnya Pebbles. Dan sekarang? Bak seorang superstar yang sanggup membuat Demi Moore sampai berkata bahwa ia adalah salah seorang fans terbesar Susan.

Ingin tahu fenomena yang lebih dahsyat lagi? Kecanggihan teknologi membuat klip Susan disaksikan orang sejagad raya. 48 jam setelah penampilannya, sudah 4 juta orang yang menyaksikannya di YouTube. Dan ketika saya melihatnya, saya tercatat sebagai orang yang mendekati angka ke 18 juta yang menyaksikannya. Dan sekarang dikatakan sudah hampir 100 juta orang menontonnya di YouTube. Bandingkan dengan 18 juta orang yang menonton victory speech Obama di hari inaugurasinya. Bukankah ini sangat fenomenal? Semua orang dengan rajin menshare video ini ke teman-teman mereka di jejaring dunia maya. Dan lihatlah di bagian comment mereka, betapa banyak orang yang beroleh pengharapan lewat penampilan Susan.

Impossible is nothing.
Saya merenungkan kembali. Mungkin banyak orang bisa bernyanyi lebih baik dari Susan (saya amati di bagian akhir, suaranya agak goyang, kurang perfect), lebih muda, lebih menarik, tapi belum tentu menghasilkan fenomena seperti Susan. Dalam Tuhan kita mengenal 'apa yang kamu tabur itu yang kamu tuai'. Saya berpikir keras, apa yang Susan tabur dalam hidupnya sehingga dia menuai hasil yang sangat luarbiasa dalam hidupnya ? God.... saya harus tulis sesuatu tentang Susan. Dan saya pun menggoogle semua informasi tentang Susan.

Tampilan di layar TV saat ia menyanyi adalah: "SUSAN BOYLE" unemployed, 47 years
Itu kalau kita menjudge buku dari sampul luarnya. Tapi bila kita membacanya dulu, baru memberikan penilaian?

INI YANG SAYA BACA DARI "BUKU KEHIDUPAN" SUSAN.
* Susan adalah seorang pengangguran, dan berumur tidak muda lagi. Dia adalah seorang churchgoer yang taat, dan melayani sebagai volunteer di gerejanya. Banyak orang yang melihat dia sebagai pengangguran, tapi saya percaya seorang yang bekerja sukarela melayani Tuhan di rumah Tuhan, di mata Tuhan bukanlah seorang pengangguran. Dan Tuhan berjanji tidak pernah menahan upah dari orang yang layak menerimanya.
"Mereka akan menjadi milik kesayanganKu sendiri, firman Tuhan semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia." (Maleakhi 3:17)

Dari dulu Susan bermimpi menjadi seorang penyanyi profesional, tetapi ia tidak dapat mewujudkannya. Terjadi penundaan. Kenapa? Karena ia mendedikasikan hidupnya untuk merawat ibunya yang sudah tua. Sehingga ia hanya bisa membatasi penampilan menyanyinya hanya di gereja sebagai anggota choir, dan di karaoke. Padahal menurut saya itu budaya yang tidak lazim di dunia Barat yang sangat individual, yang biasa mengirim orang tua mereka yang sudah lanjut usia ke panti jompo. Saya percaya Susan mengebelakangkan keinginannya menjadi penyanyi profesional yang didambakannya karena mengasihi dan ingin berbakti kepada orang tuanya.. Firman Tuhan berkata, "Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu lebih buruk dari orang yang tidak beriman." (1 Timotius 5:8)

Susan mengikuti talent show ini karena ingin memenuhi pesan & harapan ibunya yang meninggal 2 tahun yang lalu. Ibunya, Bridget, ingin Susan melakukan sesuatu dalam hidupnya. Susan memenuhi pesan ibunya karena ia menghormatinya. "Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu." (Keluaran 20:12)

Tuhan tidak pernah berhutang kepada orang yang melakukan kebenaran firmanNya. Dan itu terbukti kan ? Susan sendiri tidak pernah menyesal dengan apa yang dilakukannya sebelumnya dalam hidupnya, walaupun ia mengalami penundaan puluhan tahun. Susan percaya bahwa umurnya yang sudah matang dan pengalaman hidupnya adalah assetnya yang terbesar. Semua yang sudah dia lalui dalam hidupnya memberikan iman dalam kemampuannya.
Dan ia berkata “I think I am ready for it.”

Saat ia ready, dan bernyanyi di Britain 's Got Talent, sebenarnya Susan sedang MENYANYIKAN KEHIDUPANNYA. "I dreamed a dream" adalah nyanyian tentang mimpi-mimpinya yang tertunda dan harapan-harapannya. . Itu yang menyebabkan penampilannya saat itu berbeda dari yang lain. Memukau semua orang dalam ruangan itu, dan memukau setiap orang yang menyaksikan videonya, termasuk saya.

You see.... apa yang Susan tabur itu yang Susan tuai. Di balik kemuliaan besar yang dia terima sekarang pasti ada penderitaan besar sebelumnya. (Sanggupkah teman-teman membayangkan seseorang yang unknown before mendadak 5x lebih populer dibanding Presiden Obama di YouTube dalam tempo seketika? Dan kelipatan ini kemungkinan akan semakin bertambah.)

Seperti yang Susan katakan, apa yang dia alami dalam hidupnya, segala penderitaan dan penundaan membuat imannya semakin bertambah. Dan Tuhan yang besar memang sanggup mewujudkan mimpinya,yang bagi orang lain adalah impossible. Terbiasa dicemooh sejak masa kecil, (bahkan sampai menjelang menyanyi I Dreamed A Dream di pentas Britain's Got Talent dia masih mengalaminya) , tidak mengurungkan niatnya untuk mewujudkan mimpinya.

Bahkan baru-baru ini terungkap, 2 bulan yang lalu, bulan February 2009, Susan ditolak oleh pimpinan choir Cantilena Choir di Livingston, saat ia ingin bergabung. Saat ini sang pemimpin choir hanya bisa berkata, "It was a shock when I saw her on the television.
HE HAS MADE EVERYTHING BEAUTIFUL IN HIS TIME


Semuanya memang indah pada waktuNya. Kalau Susan diterima di choir tersebut, mungkin Susan tidak akan pernah menjadi fenomena yang menginspirasi banyak orang. Dua bulan lalu mungkin Susan masih bersedih karena penolakan itu, tetapi sekarang hidupnya bak selebriti. Rumahnya tidak pernah sepi dari fans dan media televisi yang seperti berlomba untuk mewawancarainya.

When the time comes, tidak ada satupun yang bisa menghalanginya. Banyak orang termasuk saya yang dikuatkan melalui kesaksian ini. Dan pengenalan saya akan Tuhan juga semakin bertambah melalui kejadian yang tidak biasa ini. Besar harapan saya, teman-teman yang sedang mengalami penundaan, yang sedang merasa mimpinya tidak bisa diwujudkan lagi, kembali bangkit dan berharap lagi.

We'll wait until the time comes ....
Kalau Susan Boyle bisa.... saya juga bisa. Amen.

All Blessings,

link to video in youtube
http://www.youtube. com/watch? v=RxPZh4AnWyk

Jumat, Desember 04, 2009

How Great Thou Art

Story behind the song:Carl Gustav Boberg “HOW GREAT THOU ART”

“Then Sing My Soul, My Savior God to Thee…How Great Thou Art, How Great Thou Art”. Kisah Carl Gustav Boberg sang penulis lagu “How Great Thou Art” yang saya rangkum dan tulis ulang dari Majalah Praise memberi makna penting bagi kita pencinta pujian dan penyembahan. Carl Boberg hanya seorang Kristen “KTP” yang pergi ke gereja sebagai rutinitas saja, pada suatu hari ia mengalami godaan yang hebat bagi dirinya. Ia ingin datang ke gereja karena ada pengkhotbah tamu yang dulu pernah menyentuh hatinya. Namun di tengah jalan dia jadi bimbang lantaran ada teman-teman dan cewek-cewek cantik yang menggoda untuk pergi bersenang-senang.

Pagi itu dia menang, dia memilih tetap pergi ke gereja. Firman Tuhan yang disampaikan hari itu ibarat sudah disuratkan dari surga khusus untuk seorang Carl Boberg. Ia pergi ke suatu padang rumput sambil terus merenungkannya dan berdoa, mengakui dosa-dosanya yang sangat memalukan. Selama dua minggu hatinya terasa berat dan tidak yakin apakah Tuhan bisa mengampuni dosanya. Ia mendengar seorang anak menghafalkan Yohanes 14:13 “Apa saja yang kamu minta dalam namaKu, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.” Dari situ ia memulai perjalanannya yang sungguh-sungguh bersama Yesus sampai ia menerima keselamatan di usia 19 tahun.

Pria kelahiran tahun 1859 di Montreas,di pantai selatan Swedia, anak seorang tukang kayu di perusahaan perkalapan yang tinggal di rumah pondok menghadap pelabuhan. Carl Boberg menyerahkan diri sepenuh waktu untuk melayani Tuhan dan yang mendapat ejekan-ejekan ketika ia mulai berkhotbah di usia 22 tahun karena masih muda dan belum pengalaman, sampai hari demi hari diterima sebagai seorang yang berbobot.

Di usia 26 tahun, tahun 1885, sepulang dari suatu perjalanan dari sebuah desa 3 km dari rumahnya, hujan badai turun dengan guruh dan kilat yang sambung menyambung dan tiupan angin sangat kencang. Setelah badai reda, ia membuka jendela rumahnya, pandangan matanya tiba-tiba melihat keindahan yang belum pernah dia lihat. menjelang senja, permukaan air laut di pelabuhan kecil itu jadi seperti kaca cermin bagi langit yang cerah. Dari dalam hutan di seberang pelabuhan terdengar kicau burung dan digereja terdekat ada upacara pemakaman dan lonceng besar di menara gereja berdentang. Perpaduan semua itu mendorong Carl Boberg menulis syair yang pada bagian akhirnya mengulang-ulang dia memuji kebesaran Sang Pencipta. Beberapa bulan kemudian syair lagu ini terbit di surat kabar setempat memakai bahasa Swedia, “O Store Gud” (O Great God) dan kemudian tidak pernah muncul lagi dimana-mana.

Sekitar 6 tahun kemudian, ia terkejut mendengar syair lagu itu dinyanyikan dengan menggunakan melodi lagu rakyat Swedia pada suatu pertemuan sidang jemaat di daerah lain. Saat Carl Boberg menjadi penyunting surat kabar Kristen “Witness of Truth”, ia menulis kembali syair itu kali ini lengkap dengan melodinya, namun melodi lagu rakyat yang dipasangkan itu seperti lagu dansa memakai birama 3/4 tempo cepat.

3 tahun kemudian, tahun 1894 seorang yang tidak dikenal mengubah lagi lagu itu ke dalam birama 4/4 sehingga menyanyikannya lebih pantas untuk sebuah nyanyian rohani di masa itu. Lagu itu semakin menjadi berkat ke berbagai tempat di negerinya. Perjalanan karir Pdt. Carl Boberg menjadi anggota MPR di Swedia di tahun 1911 sampai tahun 1924. Tahun 1937 ia sakit separuh badannya lumpuh dan dipanggil Tuhan tahun 1940 di usia 79 tahun.

Sementara di tahun 1923, utusan Injil dari Inggris, Stuart Hine dan istrinya melayani di Uni Soviet. Mereka menemukan lagu indah itu dalam bahasa Rusia, dan pasangan ini duet menyanyikan lagu itu berkali-kali. Mereka terjemahkan lagu itu ke dalam bahasa Inggris, dan menambahkan bait 4 pada lagu itu setelah mendengar kesaksian dari seorang pria Rusia yang menjadi percaya Yesus ketika terpisah dari istrinya akibat kerusuhan perang. “Saya percaya saat Tuhan Yesus datang kembali…saya akan diantar masuk surga, penuh sukacita bertemu istri saya kembali di sana.” Keyakinan pria itu dituangkan Stuart Hine pada bait ke-4.

Tahun 1949 Stuart Hine menerbitkan lagu karangan Carl Boberg itu dalam bahasa Inggris “How Great Thou Art” dan dalam bahasa Rusia, pada majalah penginjilan yang berpusat di Inggris. Para misionaris menyebarkan lagu itu ke berbagai negara jajahan mereka termasuk India.

Dr. J. Edwin Orr dari Fuller Theological Seminary, mendengar lagu ini dinyanyikan oleh paduan suara dari suku Naga yang berasal dari pedalaman, di India. Dia begitu terharu sampai membawa lagu itu ke Amerika dan meminta lagu itu diterbitkan oleh penerbit pujian Kristen pada tahun 1954.

Dr. Billy Graham di tahun yang sama, “Saya menyukai lagu itu karena Tuhan yang dipermuliakan. Saya jarang campur tangan dalam urusan musik untuk KKR, tetapi saya minta dengan khusus kepada rekan-rekan supaya lagu itu dinyanyikan sesering mungkin.”

Lagu HOW GREAT THOU ART pada tahun 1953 belum polpuler, namun tahun 1973 lagu itu menempati nomor satu di dunia berdasar angket lagu paling disukai anggota gereja.

THEN SING MY SOUL

MY SAVIOR GOD TO THEE

HOW GREAT THOU ART

HOW GREAT THOU ART

Andaikan Carl Boberg saat usia 19 tahun memilih ajakan teman-temannya untuk bersenang-senang dan tidak memilih untuk ke gereja, ia tidak mengalami sentuhan yang mengubahkan hidupnya pada waktu itu, dan mungkin ia tidak pernah menulis syair lagu HOW GREAT THOU ART, dan lagu itu tidak pernah kita nyanyikan. Karena ada satu orang Carl Boberg yang mendengar bisikan Roh Kudus pada usia 19 tahun, Tuhan memberkati umatNya di dunia dengan sebuah lagu pengagungan yang dinyanyikan ratusan juta manusia, dan karya itu menjadi berkat dan belum berhenti sampai sekarang.

Satu kali Allah memberi kesempatan bagi kita untuk mendengar dan taat akan suara Roh Kudus, banyak hal yang kita tidak sadari dan tidak bisa kita bayangkan, bahwa ada gulungan yang semakin besar akan karya Tuhan dalam hidup kita pribadi dan dampaknya yang tidak berhenti bagi dunia sekitar kita.

Semoga tulisan ini menjadi inspirasi bagi kita semua.

Tuhan Yesus memberkati.


fr. Charismatic Worship Service ; posted by Rieska Astari

Selasa, Juli 21, 2009

Siapakah kamu ?

Ketika Kristus datang untuk kedua kalinya untuk menyatakan kerajaanNya secara penuh Ia akan memberikan kerajaan kepada orang orang pilihanNya. Setiap manusia telanjang dihadapan Allah, tidak ada satupun yang tersembunyi dihadapanNya dan pastilah Ia tidak akan salah / keliru dalam menentukan siapa orang pilihanNya itu.

Pembacaan dari Matius 25:32-40 ( click disini )
Orang orang pilihan Tuhan digambarkan sebagai domba domba yang akan dipisahkan dari kambing kambing, domba disebelah kananNya adalah gambaran dari pengikut Kristus yang telah setia hidup didalam kerajaanNya. Mereka akan dikaruniakan pemerintahan atas bangsa bangsa pada saat kedatanganNya nanti yang kedua kalinya, di ayat 35-36 perhatikanlah kata 'sebab', kata ini menujukan alasan mengapa Kristus memberikan kerajaan kepada mereka dan juga sekaligus menunjukan tanda utama mengapa mereka disebut domba.

Ternyata tanda utama yang menunjukan bahwa seorang itu adalah domba bukan dilihat dari pengetahuan, aktifitas gerejawi, tanda mujizat, bernubuat, kotbah...dan kegiatan agamawi lainnya "itu memang berguna dan sangat diperlukan untuk membangun jemaat"., tetapi tanda utamanya yaitu bahwa mereka memperhatikan dan melayani orang orang miskin, yang bermasalah, yang tersisih, tertolak, hina dan yang tidak diperhatikan, coba baca dan perhatikan ayat demi ayat tanpa kita harus menganalisa atau mendramatisir pengertian ayat tersebut, sudah jelas sekali Firman yang disampaikan langsung oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita hidup dan berjemaat dalam gereja bukan saja untuk membangun diri sendiri tetapi juga diajarkan dan diperintahkan untuk dapat menghidupi, memperhatikan dan mengasihi secara nyata kepada orang lain disekitar kita.

Bukankah KASIH lebih besar dari SEGALANYA ?.

* 1 Korintus 13:1-13
13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.
13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
13:8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
13:9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
13:10 Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.
13:11 Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.


Amin.

Selasa, Juli 07, 2009

Kamu Spesial di hadapanNya !

Jika kita menyadari dan mengerti bahwa tiap tiap orang mempunyai nilai yang sangat berharga dimata Tuhan, maka kita seharusnya hidup benar sesuai rancanganNya dan maksud baik yang berlaku bagi setiap orang. Cuman terkadang banyak orang menjadikan rasa hidup ini tidak berharga, tidak ada harapan bahkan tidak ada masa depan yang baik, itu akibat dari pikiran yang negatif yang selalu menteror kita dan akibatnya frustasi, depresi ! bahkan lebih extrim lagi bunuh diri ! bahkan lebih dari itu kita suda banyak membaca dan mendengarkan berita berita tentang pembunuhan di sekolah ataupun kampus yang dilakukan oleh orang orang tak bertanggung jawab dan merasa heroik yang pada akhirnya juga melakukan bunuh diri... mmm kita ingat kejadian ini sudah terjadi dimana mana, contoh di Jepang banyak siswa / siswi bunuh diri hanya masalah sepele nilai standard yang tidak tercapai, bahkan di negara kita sendiri hal itu dilakukan hanya karena tidak lulus, tidak mendapatkan apa yg diinginkan dari orang tua bahkan putus pacar....

Kamu adalah spesial di hadapanNya, Art Fettig seorang penulis mengungkapan seperti ini dalam tulisannya " Allah menciptkan saya bukan kebetulan, bukan terjadi begitu saja dan saya hidup dalam rancangan dan rencana Tuhan... dan Dia menjadikan saya bukan sebagai barang rongsokan dan tak berguna, sungguh saya telah dilahirkan untuk menjadi manusia yang berhasil. Saya adalah pribadi yang khusus, unik, khas dan satu pribadi yang telah ditentukanNya dan saya mencintai diri saya maka dasar inilah saya juga dapat mencintai orang lain. Saya mempunyai bakat bakat, kemampuan kemampuan dan ada keagungan dalam diri saya, jika saya memanfaatkan keistimewaan itu maka saya akan menulis nama saya dalam detik detik waktu dengan segala perbuatan baik saya. Ya !, saya harus bekerja lebih giat, lebih lama, tekun dan dengan kemauan yang lebih keras jika mau menjadi manusia yang unggul. Saya akan menanggung resikonya karena bakat bakat menuntut kepedulian dan pengasahan diri setiap hari... saya dilahirkan dalam rupa citra Allah dan saya akan selalu berjuang untuk melakukan kehendakNya".

Sejauh mana kamu mengenal dirimu ?... kalau kamu selalu berpikir dan melihat diri sebagai sesuatu yang tidak berguna, tidak ada masa depan dan berpengharapan maka itulah diri kita jadinya kelak. Kita semestinya menyadari kalau Tuhan teramat sayang, kita diciptakan begitu sempurna, khusus dan unik dengan kemampuan besar yang orang lain tidak mempunyainya. Kamu diciptakan sangat special, sederhana sekali sebetulnya ' kenali siapa dirimu dan milikilah cara pandang Allah.

Tuhan melihat kita ini berharga, mulia dan agung maka itu Ia rela berkorban diatas kayu salib, mati dan dibangkitkan hanya untuk menyelamatkan hidup kita. Maka mulai sekarang lupakanlah segala kegagalanmu atau kisah buruk dan pahitmu, mulai tatap kedepan dan lihat hidup kita sangat spesial dengan kemampuan hebat yang Tuhan berikan, Amin.

Rabu, Juli 01, 2009

BERTUMBUH DAN BERBUAH

Salah satu ciri kehidupan Kristen adalah terus bertumbuh dan berbuah, ini mengingatkan kita pada tanaman yang bertumbuh dan menghasilkan buah sesuai dengan jenisnya. Buah buah kekristenan ( Gal 5:22-23 ) hanya dapat terlihat pada orang yang bertumbuh.
1 Korintus 3:6 " aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan "


Suatu tanaman dapat bertumbuh dengan baik kalo ditanam pada tanah yang tepat dan subur, seperti juga orang Kristen harus mempunyai tempat yang tepat dan tetap. Sebaik apapun suatu bibit unggul jika ditanam pada tempat yang tidak subur dan berpindah pindah maka dijamin tidak akan bertumbuh dengan baik. Seorang Kristen yang tidak mau mengikatkan diri pada satu gereja lokal sebagai wadah untuk bertumbuh dapat dipastikan pertumbuhan rohaninya nggak akan mengalami kemajuan...

Tapi, wadah aja nggak cukup untuk menjamin tanaman itu bertumbuh dengan baik dan maksimal. Tanaman itu juga perlu di sirami, dipupuk, dibersihkan... Paulus mengatakan ' Allah yang membuat kehidupan rohani kita bertumbuh ' dalam arti hubungan pribadi yang baik kepada Allah akan menumbuhkan rohani yang baik, kuat dan dapat menguatkan orang lain. Tetapi Allah tidak melakukan hal itu sendiri, Dia sudah mendelegasikan otoritasNya kepada otoritas diatas kita " Gembala / kakak pembimbing rohani " untuk menanam, menyiram, memberi pupuk kepada umat pilihanNya.

Nah berjemaat lokal tidaklah cukup membuat kita bertumbuh karena kita juga harus terbuka untuk ditegur, dibimbing, diarahkan, dikoreksi atau yang selama ini kita kenal Pemurid'an. Ada yang menyirami, menyiangi dan memberi pupuk dan itu bukan bagian Tuhan tetapi bagian orang percaya yang telah dipercaya untuk itu. " besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya ( Ams.27:17 ).

Kalau kita hanya menjadi anggota yang aktif di kebaktian minggu atau kelompok sel, itu belumlah cukup untuk pertumbuhan rohani yang sehat karena harus ada langkah yang lebih dalam lagi untuk mau terbuka dan memberanikan diri untuk mau dimuridkan dan bukan sekedar menjadi anggota tapi lebih nyata menjadi bagian dalam keluarga Allah, nah disitu Tuhan akan melaksanakan bagianNya ; memberi pertumbuhan ke arah kepenuhan Kristus. Setiap orang yang mau memberi diri untuk dimuridkan dapat dilihat bagaimana mereka bertumbuh dengan baik, bahkan berbuah buah secara rohani dan memenangkan jiwa dengan luar biasa !.

Bagaimana kita dapat berbuah buah ? kalau tidak bertumbuh! dan jika kita bertumbuh mana mungkin kita tidak berbuah buah untuk memenangkan jiwa dan menjangkau bangsa bangsa... amin !

Selasa, Juni 30, 2009

DI BALIK KEGAGALAN MU...

Roma 8:28 " Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah "

Charles duduk dilantai sekolah sambil menunggu mata pelajaran berikutnya, dia memperhatikan teman teman sekelasnya yang mondar mandir tanpa memperdulikannya ' seolah olah dia tidak ada', Charles benar benar merasa tidak punya apa apa yang patut dibanggakan, bahkan majalah sekolah menjulukinya sebagai si 'looser' (pecundang), dia sempat berharap kalau keahlian yang dia miliki satu satunya manggambar kartun bisa membuatnya menjadi orang yang berarti, tapi harapannya pupus ketika majalah sekolah menolak semua karyanya !.

Charles mulai mengingat ingat setiap kegagalan yang menimpanya, selalu mendapat nila F untuk bahasa latin dan aljabar, gagal pada hampir semua mata pelajaran, gak punya bakat sama sekali dalam bidang olah raga, musik... dan selalu minder kalau deket cewek.. he he he, ' kacian deh.. Dengan semua semua keterbatasannya, Charles berpikir tidak akan pernah ada perubahan yang baik dari hidupnya. Tahun tahun berlalu dia terus menekuni satu satunya keahlian yang dimiliki, dia terus menggambar kartun dan mengirimkannya pada penerbit namun tidak ada satupun penerbit yang mau mempublikasikan kartunnya sampai suatu hari dia menciptakan satu tokoh yang menyerupai dan menggambarkan tentang dirinya, tokoh kartun yang sering mangalami kegagalan maka lahiriah tokoh kartun yang terkenal sampai sekarang ' Charlie Brown ', melalui tokoh ini maka komik komik kartunnya semakin terkenal dan populer.

Dari tulisan diatas dapat disimpulkan bahwa ' Tidak peduli seberapa buruk atau lemahnya kita, seberapa seringnya kita gagal, tidak ada pengharapan... ternyata dibalik itu semua masih ada nilai yang sangat bergarga, mungkin hanya 5% bahkan 1% dari apa yang kita punya, mungkin kita belum menyadarinya dan merasakan itu. Tetapi percayalah kita punya semua itu sekalipun dengan nilai yang kecil, renungkanlah dan mintalah saudara saudara kita / pemimpin kita dalam kelompok Sel untuk menunjukan nilai nilai yang luar biasa dalam diri kita, ijinkan mereka untuk membantu kita menggali potensi yang tidak kita sadari. ' Di balik kelemahan kita ternyata masih punya nilai nilai yang luar biasa '

Tuhan menciptakan kita dengan sesuatu yang hebat, tetapi kadang kadang kita terlalu fokus dengan semua kelemahan kita dan bertahun tahun potensi hebat yang kita miliki tidak kita maksimalkan. Ayo mulai sekarang kita menyadari potensi dan memaksimalkan potensi itu, kita akan berubah dari ' Pecundang ' menjadi ' Pemenang ', Amin.